| Dakwaan |
PERTAMA : ----- Bahwa TERDAKWA MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN bersama-sama dengan Saksi JUSWANDI BIN RIDWAN (yang dilakukan penuntutan dalam berkas terpisah) pada hari Kamis tanggal 6 November 2025 sekira pukul 19.10 WITA, atau setidak-tidaknya pada suatu waktu tertentu yang masih termasuk dalam bulan November 2025, bertempat di pinggir jalan desa Bahomotefe Kecamatan Bungku Timur Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah atau setidak-tidaknya pada suatu tempat tertentu yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Poso, telah melakukan, menyuruh melakukan, turut serta melakukan perbuatan menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk 2 dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya, dilakukan Terdakwa dengan cara cara sebagai berikut : - Bahwa bermula pada hari Kamis tanggal 6 November 2025 sekira pukul 19.00 WITA, Saksi Syahrul Fath Karim menginfokan ke Tim 1 Bea Cukai bahwa ada 2 kendaraan mobil Toyota Avanza yang berjalan beriringan dijalur seba-seba, sesuai dengan informasi 2erratus2t bahwa 2erratus pengiriman rokok illegal, kemudian saksi Syahrul Fath Karim Membuntuti kendaraan mencurigakan karena kaca samping dan belakang berwarna gelap, selanjutnya Saksi Syahrul Fath Karim, Saksi Yohan Kushardian Pratama, Saksi Mujahidin dan Saksi Alban Widianto memberikan tanda atau isyarat meminta berhenti dan menepi di pinggir jalan daerah bahomotefe mobil 2errat 2errat warna merah muda nopol DD 1617 VW kemudian diikuti Mobil Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT, setelah mobil 2errat 2errat warna merah muda nopol DD 1617 VW dan mobil 2errat 2errat warna merah Nopol DN 1485 AT menepi di pinggir jalan daerah bahomotefe, kemudian saksi Syahrul Fath Karim menjelaskan kepada Terdakwa dan Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah) bahwa Saksi adalah Petugas Bea dan Cukai Morowali yang mendapat informasi bahwa mobil tersebut mengangkut rokok 2erratu. - Selanjutnya Saksi Syahrul Fath Karim 2erratu Tim membuka masing-masing pintu bagian belakang dan pintu samping mobil tersebut karena akan melakukan pemeriksaan, Setelah pintu Mobil Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT yang dikendarai oleh Terdakwa dibuka diketahui barang yang berada di dalam mobil tersebut adalah muatan rokok yang mengisi penuh bagian 2errat mobil hingga bagian belakang mobil dengan kaca samping kiri dan kanan dilapisi karton/kardus kecuali kaca bagian depan , sedangkan mobil Toyota Avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW yang dikendarai Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah) dibuka diketahui barang yang berada di dalam mobil tersebut adalah muatan rokok yang mengisi bagian 2errat mobil hingga bagian belakang dengan kaca samping dilapisi plastik berwarna hitam. - Kemudian Saksi Syahrul Fath Karim mengeluarkan rokok yang berada di dalam mobil dan memeriksanya dengan cara sampling dengan disaksikan oleh kedua pengemudi tersebut yaitu Terdakwa, Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah) dan saksi Hesti Parioga (penumpang dari mobil DD 1617 VW) dan kedapatan muatan tersebut adalah rokok berbagai merek tanpa dilekati pita cukai atau rokok 2erratu. - Selanjutnya Terdakwa Muh. Eghy Pratama Bin Kisman dan Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah) beserta Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah 3 nopol DN 1485 AT dan Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW serta muatan rokok 3erratu yang berada di dalamnya dibawa ke KPPBC Tipe Madya Pabean C Morowali untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. - Selanjutnya setelah di lakukan pemeriksaan lebih lanjut Petugas Bea dan Cukai Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Morowali membongkar dan menghitung muatan atas kedua kendaraan Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT yang dikendarai Terdakwa Muh. Eghy Pratama Bin Kisman dan Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW yang dikendarai Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah) dengan Hasil penghitungan sebagai berikut: Untuk Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT yang dikendarai Terdakwa MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN memuat 1.130 Slop=11.300 bungkus= 225 batang Barang Kena Cukai Hasil Tembakau Jenis Sigaret Mesin (SKM) dan 250 Slop = 2.500 bungkus = 50.000 batang Barang Kena Cukai Hasil Tembakau Jenis Sigaret Putih Mesin (SPM) yang terdiri dari: • 170 (3erratus tujuh puluh) Slop = 1.700 (seribu tujuh ratus) bungkus = 34.000 (Tiga puluh empat ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merek New Humer Brown tanpa dilekati Pita Cukai. • 580 (lima ratus delapan puluh) Slop = 5.800 (lima ribu delapan ratus) bungkus = 116.000 (Seratus enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk “Merek Smith Click Ungu” tanpa dilekati Pita Cukai. • 380 (tiga ratus delapan puluh) Slop = 3.800 (tiga ribu delapan ratus) bungkus = 76.000 (Tujuh puluh enbam ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk “Smith Click Melon Burst” tanpa dilekati Pita Cukai. • 100 (3erratus) Slop = 1.000 (seribu) bungkus = 20.000 (Dua puluh ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Smith Full Flavor tanpa dilekati Pita Cukai. • 150 (3erratus lima puluh) Slop = 1.500 (seribu lima ratus) bungkus = 30.000 (Tiga puluh ribu) Batang BKC HT Jenis SPM Merek Marshall Full Flavor tanpa dilekati Pita Cukai. Sedangkan Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW yang dikendarai oleh Saksi Juswandi Bin Ridwan memuat 1.300 Slop=13.000 Bungkus = 260.000 batang Barang Kena Cukai Hasil Tembakau jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM): • 10 Slop = 100 bungkus = 2.000 (Dua ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Merek Vios Coffee Latte tanpa dilekati Pita Cukai. • 130 Slop = 1300 bungkus = 26.000 (Dua puluh enam ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Smith Bold tanpa dilekati Pita Cukai. 4 • 80 Slop = 800 bungkus = 16.000 (Enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk New Humer Special Taste tanpa dilekati Pita Cukai. • 80 Slop = 800 bungkus = 16.000 (Enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Humer Mango tanpa dilekati Pita Cukai. • 80 Slop = 800 bungkus = 16.000 (Enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Humer Fresh Grapes tanpa dilekati Pita Cukai. • 920 Slop = 9.200 bungkus = 184.000 (Seratus delapan puluh empat ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk New Humer Brown tanpa dilekati Pita Cukai. - Bahwa bermula pada hari Sabtu tanggal 1 November 2025 sekitar pukul 08.00 Wita Terdakwa MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN alias EGHY, dihubungi oleh Sdri. ANDI SAKINA (DPO) via telepon WhatsApp meminta Terdakwa untuk mengambil dan memuat rokok miliknya sebanyak 960 (Sembilan ratus enam puluh) slop merek SMITH Click warna ungu dan hijau di rumah BTN Cilellang yang berlokasi di Jalan Poros Bajoe, Kabupaten Bone Sulawesi Selatan. Selanjutnya Terdakwa berangkat ke 4errat yang dimaksud. Sesampainya di BTN Celellang, Terdakwa diarahkan oleh Sdri. ANDI SAKINA (DPO) untuk menghubungi penyewa rumah tersebut melalui nomor telepon 085694983483 dan setelah Terdakwa menghubungi nomor telepon tersebut terdakwa kemudian memuat 960 (Sembilan ratus enam puluh) slop merek SMITH Click warna ungu dan SMITH Click warna hijau ke dalam mobil terdakwa Toyota New Avanza 1.3 G M/T Nomor Rangka: MHKM1BA3JFK224994, Nomor Mesin : K3-MF68988, Nopol DN. 1485 AT Warna Merah Maron, setalah Terdakwa memuat rokok tersebut terdakwa Kembali kerumahnya di Taretta RT02, RW03, Kelurahan Mampotu, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone untuk menyimpan rokok tersebut karena Terdakwa masih menunggu pesanan rokok lainnya;--------------------------- - Bahwa pada hari minggu tanggal 2 November 2025, Terdakwa kembali dihubungi Sdri.ANDI SAKINA (DPO) untuk memuat 150 (4erratus lima puluh) slop rokok merek MARSHAL di 4errat yang sama di BTN Celellang Bone. Setelah Terdakwa mengambil dan memuat rokok untuk dibawa pulang dan disimpan dirumah terdakwa karena Terdakwa masih menunggu pesanan rokok lainnya. Selanjutnya sekitar Pukul 12.30 WITA, Terdakwa kembali menerima telepon dari Sdri. ANDI SAKINA (DPO) untuk mengambil dan memuat 100 (4erratus) slop rokok merek SMITH merah di rumah Sdr. KISWANTO (DPO) di Kampiri, Wajo. Namun, Terdakwa MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN alias EGHY tidak bisa berangkat pada waktu itu, sehingga Terdakwa menyuruh Sdr. ASMIN (DPO) menggunakan mobil Avanza silver nopol DW 1266 OZ Warna Silver (DPB) untuk mengambil rokok tersebut; 5 Kemudian sekitar pukul 14.00 Wita Sdri. ANDI SAKINA (DPO) kembali menghubungi Terdakwa MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN alias EGHY dan memberitahukan bahwa ada 570 (lima ratus tujuh puluh) slop rokok merek HUMER Brown yang akan diantarkan Sdr. IMAN (DPO) kerumah Terdakwa di Taretta RT02, RW03, Kelurahan Mampotu, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone. Kemudian terdakwa menerima dan menyimpan semua rokok tersebut dirumahnya sambil menunggu pesanan rokok lainnya; - Bahwa pada hari selasa tanggal 4 November 2025 Terdakwa dihubungi Sdri. FIRAWATI (DPO) dan Sdri. TANTE PIRANG (DPO) menanyakan “apakah ada rokok merek HUMMER BROWN dan SMITH HITAM” kemudian Terdakwa menyampaikan kepada saksi JUSWANDI (berkas perkara terpisah) dan saksi JUSWANDI menyampaikan kepada sdr. Yusuf alias UCU (DPO) kemudian sdr. UCU menyampaikan bahwa rokok tersebut ready. Selanjutnya saksi JUSWANDI menyampaikan kepada Terdakwa bahwa rokok tersebut ready. Kemudian Terdakwa menyampaikan kepada Sdri FIRAWATI (DPO) dan Sdri TANTE PIRANG (DPO) bahwa rokok tersebut ready, FIRAWATI Kemudian memesan 100 Slop Rokok merek HUMMER BROWN dengan Harga Rp. 125.000 (5erratus dua puluh ribu rupiah) per Slop kemudian Sdri FIRAWATI (DPO) menstransfer pembayaran rokok kepada Terdakwa sejumlah Rp. 12.500.000 (dua belas juta lima ratus ribu rupiah) melalui rek. Bank BRI Nomor: 504801013613538 atas nama Riswan (saudara Saksi JUSWANDI) dan Sdri TANTE PIRANG (DPO) memesan 100 Slop Rokok merek HUMMER BROWN dan 80 Slop Rokok SMITH HITAM kemudian Sdri. (TANTE PIRANG) mentrasfer pembayaran langsung ke Rekening Sdri. UCU sejumlah Rp. 22.760.000 (Dua puluh dua juta tujuh ratus enam puluh ribu rupiah); - Bahwa Pada hari rabu tanggal 5 November 2025, Terdakwa 5erratu Saksi JUSWANDI BIN RIDWAN pergi ke rumah Sdr. YUSUF ALIAS UCU (DPO) di Jalan Majang, Bone menggunakan mobil Toyota Avanza warna silver Nopol DW 1266 OZ (DPB) untuk mengambil dan memuat rokok Sdri. FIRAWATI (DPO) 100 Slop HUMER BROWN dan Pesanan Rokok TANTE PIRANG (DPO) 100 slop New Humer Brown dan 80 slop Smith Hitam; - Selain pesanan Sdri. FIRAWATI (DPO) dan TANTE PIRANG (DPO) Saksi JUSWANDI BIN RIDWAN juga mengambil rokok pesanan orang lain yaitu Sdr. FIRMAN (DPO) Sdri.MOM IYEL (DPO) di rumah Sdr. YUSUF Alias UCU (DPO); - Bahwa setelah Rokok tersebut selesai dimuat, Terdakwa 5erratu dengan Saksi JUSWANDI kembali ke rumah Terdakwa EGHY dan menata ulang seluruh rokok yang sudah Terdakwa kumpulkan sejak tanggal 1 November 2025, untuk persiapan pemuatan atau pengiriman rokok ke Penerima rokok tersebut Terdakwa kemudian menata muatannya ke dalam mobil Toyota New Avanza 1.3 G M/T Nomor Rangka: 6 MHKM1BA3JFK224994, Nomor Mesin : K3-MF68988, Nopol DN. 1485 AT Warna Merah Maron dibantu oleh Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah), Adapun muatan rokok terdakwa sejumlah 1.380 (seribu tiga ratus delapan puluh) slop = 13.800 (tiga belas ribu delapan ratus) bungkus = 276.000 (dua ratus tujuh puluh enam ribu) batang rokok yang terdiri dari: 1. 170 (6erratus tujuh puluh) Slop = 1.700 (seribu tujuh ratus) bungkus = 34.000 (Tiga puluh empat ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merek New Humer Brown tanpa dilekati Pita Cukai; 2. 580 (lima ratus delapan puluh) Slop = 5.800 (lima ribu delapan ratus) bungkus = 116.000 (Seratus enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk “Merek Smith Click Ungu” tanpa dilekati Pita Cukai; 3. 380 (tiga ratus delapan puluh) Slop = 3.800 (tiga ribu delapan ratus) bungkus = 76.000 (Tujuh puluh enbam ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk “Smith Click Melon Burst” tanpa dilekati Pita Cukai; 4. 100 (6erratus) Slop = 1.000 (seribu) bungkus = 20.000 (Dua puluh ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Smith Full Flavor tanpa dilekati Pita Cukai; 5. 150 (6erratus lima puluh) Slop = 1.500 (seribu lima ratus) bungkus = 30.000 (Tiga puluh ribu) Batang BKC HT Jenis SPM Merek Marshall Full Flavor tanpa dilekati Pita Cukai; Semua rokok tersebut adalah pesanan Sdri. ANDI SAKINA (DPO) - Bahwa karena kapasitas mobil Terdakwa tidak cukup sedangkan masih ada muatan rokok pesanan dari sdri. FIRAWATI (DPO) dan Sdri. TANTE PIRANG (DPO), sehingga muatan tersebut Terdakwa titipkan ke mobil Toyota Avanza 1.3 G M/T Nomor Rangka MHKM5EA3JKK153232, Nomor Mesin 1NRG045757 Nopol DD 1617 VW warna merah muda yang diendarai oleh Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah). Adapun muatan milik Terdakwa yang dititipkan ke mobil Saksi Juswandi Bin Ridwan yaitu: 1. 400 (empat ratus) slop = 4.000 (empat ribu) bungkus = 80.000 (delapan puluh ribu batang) Humer Brown milik Sdri. ANDI SAKINAH (DPO); 2. 100 (6erratus) slop = 1.000 (seribu) bungkus = 20.000 (dua puluh ribu) batang New Humer Brown milik Sdri. FIRAWATI (DPO); 3. 100 (6erratus) slop = 1.000 (seribu) bungkus = 20.000 (dua puluh ribu) batang New Humer Brown milik Sdri. TANTE PIRANG (DPO); 4. 80 (delapan puluh) slop = 800 (delapan ratus) bungkus = 16.000 (enam belas ribu) batang Smith Hitam milik Sdri. TANTE PIRANG (DPO); 7 - Bahwa pada hari Rabu tanggal 5 November 2025 sekitar pukul 22.00 Wita Terdakwa 7erratu dengan Saksi JUSWANDI berangkat beriringan meninggalkan kabupaten bone menuju kabupaten morowali untuk mengantarkan pesanan rokok tersebut, yang dimana mobil Terdakwa memuat 1.380 (seribu tiga ratus delapan puluh) slop = 13.800 (tiga belas ribu delapan ratus) bungkus = 276.000 (dua ratus tujuh puluh enam ribu) batang rokok dan mobil saksi JUSWANDI 1.300 (seribu tiga ratus) slop = 13.000 (tiga belas ribu) bungkus = 260.000 (dua ratus enam puluh ribu) batang; - Bahwa terdakwa Muh. Eghy Pratama Bin Kisman bersama dengan Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah) mengantarkan pesanan rokok kepada : 1. Sdri TANTE PIRANG yang beralamat di Jalan Maleo, Lorong Pelangi, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah. 2. Sdri. FIRAWATI yang beralamat di daerah Desa Keurea, Samping Tokok Roti’O Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah. 3. Sdri. ANDI SAKINAH yang beralamat di daerah Desa Lalampu, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah. - Bahwa terdakwa Muh. Eghy Pratama Bin Kisman melakukan pengantaran rokok illegal tersebut sudah kurang lebih 2 (Dua) sampai 3 (Tiga) kali perbulan semenjak Tahun 2024. - Bahwa Terdakwa Muh. Eghy Pratama Bin Kisman bersama dengan Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah) mengambil keuntungan selisih harga rokok Rp. 2.000 (dua ribu rupiah) per slop dan biaya pemuatan pengantaran rokok dari Bone Sulawesi Selatan sampai ke tujuan penerima rokok kabupaten Morowali dengan biaya Rp.2.000 (dua ribu rupiah) per slop. - Bahwa berdasarkan sertifikat hasil Pengujian Laboratoris Nomor : SHPIB 2287/BLBC.3/2025 tanggal 18 November 2025 dari Balai Laboratorium Bea dan Cukai Kelas II Surabaya menyatakan bahwa yang ditemukan Petugas KPPBC Tipe Madya Pabean C Morowali yaitu : 1. Rokok Merek New Hummer Brown, di Identifikasi SIGARET KRETEK 2. Rokok Merek Smith Click Ungu, di Identifikasi SIGARET KRETEK 3. Rokok Merek Smith Click Hijau, di Identifikasi SIGARET KRETEK 4. Rokok Merek Marshall, di identifikasi SIGERET 5. Rokok Merek Smith Click Merah, di identifikasi SIGERET diketahui bahwa rokok-rokok tersebut termasuk jenis sigaret dan sigaret kretek yang terbuat dari daun tembakau yang termasuk barang Kena Cukai sesuai dengan ketentuan Pasal 4 ayat (1) Undang-undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan perpanjakan. 8 - Bahwa berdasarkan Berita Acara Perhitungan Kerugian Negara di Bidang Cukai tanggal 26 November 2025 yang dilakukan oleh Ahli RIBUT SUGIANTO Pegawai Negeri Sipil pada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bea dan Cukai, atas perbuatan Terdakwa Muh. Eghy Pratama Bin Kisman bersama- sama dengan Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah) menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual rokok tanpa dilekati pita cukai telah menimbulkan kerugian negara sebesar Rp. 402.256.000 (Empat Ratus Dua Juta Dua Ratus Lima Puluh Enam Ribu Rupiah) yang terdiri dari : a. Rp. 208.296.000.00 (dua ratus delapan juta dua ratus sembilan puluh enam ribu rupiah) sesuai dengan muatan rokok mobil Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT yang dikendarai Terdakwa Muh. Eghy Pratama Bin Kisman dengan rincian sebagai berikut: - Nilai Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT) jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) Rp. 168.596.000 (8erratus enam puluh delapan juta lima ratus Sembilan puluh enam ribu rupiah) - Nilai Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT) jenis Sigaret Putih Mesin (SPM) Rp. 39.700.000 (Tiga Puluh Sembilan juta tujuh ratus ribu rupiah) b. Rp. 193.960.000.00 (Seratus sembilan puluh tiga juta sembilan ratus enam puluh ribu rupiah) Nilai Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT) jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) Sesuai dengan jumlah muatan rokok mobil Toyota Avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW yang dikendarai oleh Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah) - Perbuatan Terdakwa MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 54 Undang-Undang 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP ATAU KEDUA ----- Bahwa TERDAKWA MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN bersama-sama dengan Saksi JUSWANDI BIN RIDWAN (yang dilakukan penuntutan dalam berkas terpisah) pada hari Kamis tanggal 6 November 2025 sekira pukul 19.10 WITA, atau setidak-tidaknya pada 9 suatu waktu tertentu yang masih termasuk dalam bulan November 2025, bertempat di di pinggir jalan desa Bahomotefe Kecamatan Bungku Timur Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah atau setidak-tidaknya pada suatu tempat tertentu yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Poso, telah melakukan, menyuruh melakukan, turut serta melakukan perbuatan menimbun, menyimpan, memiliki, menjual, menukar, memperoleh, atau memberikan barang kena cukai yang diketahuinya atau patut harus diduganya berasal dari tindak pidana berdasarkan undang-undang ini, perbuatan terdakwa dilakukan dengan cara sebagai berikut : - Bahwa pada hari Kamis tanggal 6 November 2025 sekira pukul 19.00 WITA, Saksi Syahrul Fath Karim menginfokan ke Tim 1 Bea Cukai bahwa ada 2 kendaraan mobil Toyota Avanza yang berjalan beriringan dijalur seba-seba, sesuai dengan informasi 9erratus9t bahwa 9erratus pengiriman rokok illegal, kemudian saksi Syahrul Fath Karim Membuntuti kendaraan mencurigakan karena kaca samping dan belakang berwarna gelap, selanjutnya Saksi Syahrul Fath Karim, Saksi Yohan Kushardian Pratama, Saksi Mujahidin dan Saksi Alban Widianto memberikan tanda atau isyarat meminta berhenti dan menepi di pinggir jalan daerah bahomotefe mobil 9errat 9errat warna merah muda nopol DD 1617 VW kemudian diikuti Mobil Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT, setelah mobil 9errat 9errat warna merah muda nopol DD 1617 VW dan mobil 9errat 9errat warna merah Nopol DN 1485 AT menepi di pinggir jalan daerah bahomotefe, kemudian saksi Syahrul Fath Karim menjelaskan kepada Terdakwa dan Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah) bahwa Saksi adalah Petugas Bea dan Cukai Morowali yang mendapat informasi bahwa mobil tersebut mengangkut rokok 9erratu. - Selanjutnya Saksi Syahrul Fath Karim 9erratu Tim membuka masing-masing pintu bagian belakang dan pintu samping mobil tersebut karena akan melakukan pemeriksaan, Setelah pintu Mobil Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT yang dikendarai oleh Terdakwa dibuka diketahui barang yang berada di dalam mobil tersebut adalah muatan rokok yang mengisi penuh bagian 9errat mobil hingga bagian belakang mobil dengan kaca samping kiri dan kanan dilapisi karton/kardus kecuali kaca bagian depan , sedangkan mobil Toyota Avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW yang dikendarai Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah) dibuka diketahui barang yang berada di dalam mobil tersebut adalah muatan rokok yang mengisi bagian 9errat mobil hingga bagian belakang dengan kaca samping dilapisi plastik berwarna hitam. - Kemudian Saksi Syahrul Fath Karim mengeluarkan rokok yang berada di dalam mobil dan memeriksanya dengan cara sampling dengan disaksikan oleh kedua pengemudi 10 tersebut yaitu Terdakwa, Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah) dan saksi Hesti Parioga (penumpang dari mobil DD 1617 VW) dan kedapatan muatan tersebut adalah rokok berbagai merek tanpa dilekati pita cukai atau rokok 10erratu. - Selanjutnya Terdakwa Muh. Eghy Pratama Bin Kisman dan Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah) beserta Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT dan Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW serta muatan rokok 10erratu yang berada di dalamnya dibawa ke KPPBC Tipe Madya Pabean C Morowali untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. - Selanjutnya setelah di lakukan pemeriksaan lebih lanjut Petugas Bea dan Cukai Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Morowali membongkar dan menghitung muatan atas kedua kendaraan Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT yang dikendarai Terdakwa Muh. Eghy Pratama Bin Kisman dan Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW yang dikendarai Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah) dengan Hasil penghitungan sebagai berikut: Untuk Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT yang dikendarai Terdakwa MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN memuat 1.130 Slop=11.300 bungkus= 225 batang Barang Kena Cukai Hasil Tembakau Jenis Sigaret Mesin (SKM) dan 250 Slop = 2.500 bungkus = 50.000 batang Barang Kena Cukai Hasil Tembakau Jenis Sigaret Putih Mesin (SPM) yang terdiri dari: • 170 (10erratus tujuh puluh) Slop = 1.700 (seribu tujuh ratus) bungkus = 34.000 (Tiga puluh empat ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merek New Humer Brown tanpa dilekati Pita Cukai. • 580 (lima ratus delapan puluh) Slop = 5.800 (lima ribu delapan ratus) bungkus = 116.000 (Seratus enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk “Merek Smith Click Ungu” tanpa dilekati Pita Cukai. • 380 (tiga ratus delapan puluh) Slop = 3.800 (tiga ribu delapan ratus) bungkus = 76.000 (Tujuh puluh enbam ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk “Smith Click Melon Burst” tanpa dilekati Pita Cukai. • 100 (10erratus) Slop = 1.000 (seribu) bungkus = 20.000 (Dua puluh ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Smith Full Flavor tanpa dilekati Pita Cukai. • 150 (10erratus lima puluh) Slop = 1.500 (seribu lima ratus) bungkus = 30.000 (Tiga puluh ribu) Batang BKC HT Jenis SPM Merek Marshall Full Flavor tanpa dilekati Pita Cukai. 11 Sedangkan Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW yang dikendarai oleh Saksi Juswandi Bin Ridwan memuat 1.300 Slop=13.000 Bungkus = 260.000 batang Barang Kena Cukai Hasil Tembakau jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM): • 10 Slop = 100 bungkus = 2.000 (Dua ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Merek Vios Coffee Latte tanpa dilekati Pita Cukai. • 130 Slop = 1300 bungkus = 26.000 (Dua puluh enam ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Smith Bold tanpa dilekati Pita Cukai. • 80 Slop = 800 bungkus = 16.000 (Enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk New Humer Special Taste tanpa dilekati Pita Cukai. • 80 Slop = 800 bungkus = 16.000 (Enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Humer Mango tanpa dilekati Pita Cukai. • 80 Slop = 800 bungkus = 16.000 (Enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Humer Fresh Grapes tanpa dilekati Pita Cukai. • 920 Slop = 9.200 bungkus = 184.000 (Seratus delapan puluh empat ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk New Humer Brown tanpa dilekati Pita Cukai. - Bahwa bermula pada hari Sabtu tanggal 1 November 2025 sekitar pukul 08.00 Wita Terdakwa MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN alias EGHY, dihubungi oleh Sdri. ANDI SAKINA (DPO) via telepon WhatsApp meminta Terdakwa untuk mengambil dan memuat rokok miliknya sebanyak 960 (Sembilan ratus enam puluh) slop merek SMITH Click warna ungu dan hijau di rumah BTN Cilellang yang berlokasi di Jalan Poros Bajoe, Kabupaten Bone Sulawesi Selatan. Selanjutnya Terdakwa berangkat ke 11errat yang dimaksud. Sesampainya di BTN Celellang, Terdakwa diarahkan oleh Sdri. ANDI SAKINA (DPO) untuk menghubungi penyewa rumah tersebut melalui nomor telepon 085694983483 dan setelah Terdakwa menghubungi nomor telepon tersebut terdakwa kemudian memuat 960 (Sembilan ratus enam puluh) slop merek SMITH Click warna ungu dan SMITH Click warna hijau ke dalam mobil terdakwa Toyota New Avanza 1.3 G M/T Nomor Rangka: MHKM1BA3JFK224994, Nomor Mesin : K3-MF68988, Nopol DN. 1485 AT Warna Merah Maron, setalah Terdakwa memuat rokok tersebut terdakwa Kembali kerumahnya di Taretta RT02, RW03, Kelurahan Mampotu, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone untuk menyimpan rokok tersebut karena Terdakwa masih menunggu pesanan rokok lainnya;--------------------------- - Bahwa pada hari minggu tanggal 2 November 2025, Terdakwa kembali dihubungi Sdri.ANDI SAKINA (DPO) untuk memuat 150 (11erratus lima puluh) slop rokok merek MARSHAL di 11errat yang sama di BTN Celellang Bone. Setelah Terdakwa mengambil 12 dan memuat rokok untuk dibawa pulang dan disimpan dirumah terdakwa karena Terdakwa masih menunggu pesanan rokok lainnya. Selanjutnya sekitar Pukul 12.30 WITA, Terdakwa kembali menerima telepon dari Sdri. ANDI SAKINA (DPO) untuk mengambil dan memuat 100 (12erratus) slop rokok merek SMITH merah di rumah Sdr. KISWANTO (DPO) di Kampiri, Wajo. Namun, Terdakwa MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN alias EGHY tidak bisa berangkat pada waktu itu, sehingga Terdakwa menyuruh Sdr. ASMIN (DPO) menggunakan mobil Avanza silver nopol DW 1266 OZ Warna Silver (DPB) untuk mengambil rokok tersebut; Kemudian sekitar pukul 14.00 Wita Sdri. ANDI SAKINA (DPO) kembali menghubungi Terdakwa MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN alias EGHY dan memberitahukan bahwa ada 570 (lima ratus tujuh puluh) slop rokok merek HUMER Brown yang akan diantarkan Sdr. IMAN (DPO) kerumah Terdakwa di Taretta RT02, RW03, Kelurahan Mampotu, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone. Kemudian terdakwa menerima dan menyimpan semua rokok tersebut dirumahnya sambil menunggu pesanan rokok lainnya; - Bahwa pada hari selasa tanggal 4 November 2025 Terdakwa dihubungi Sdri. FIRAWATI (DPO) dan Sdri. TANTE PIRANG (DPO) menanyakan “apakah ada rokok merek HUMMER BROWN dan SMITH HITAM” kemudian Terdakwa menyampaikan kepada saksi JUSWANDI (berkas perkara terpisah) dan saksi JUSWANDI menyampaikan kepada sdr. Yusuf alias UCU (DPO) kemudian sdr. UCU menyampaikan bahwa rokok tersebut ready. Selanjutnya saksi JUSWANDI menyampaikan kepada Terdakwa bahwa rokok tersebut ready. Kemudian Terdakwa menyampaikan kepada Sdri FIRAWATI (DPO) dan Sdri TANTE PIRANG (DPO) bahwa rokok tersebut ready, FIRAWATI Kemudian memesan 100 Slop Rokok merek HUMMER BROWN dengan Harga Rp. 125.000 (12erratus dua puluh ribu rupiah) per Slop kemudian Sdri FIRAWATI (DPO) menstransfer pembayaran rokok kepada Terdakwa sejumlah Rp. 12.500.000 (dua belas juta lima ratus ribu rupiah) melalui rek. Bank BRI Nomor: 504801013613538 atas nama Riswan (saudara Saksi JUSWANDI) dan Sdri TANTE PIRANG (DPO) memesan 100 Slop Rokok merek HUMMER BROWN dan 80 Slop Rokok SMITH HITAM kemudian Sdri. (TANTE PIRANG) mentrasfer pembayaran langsung ke Rekening Sdri. UCU sejumlah Rp. 22.760.000 (Dua puluh dua juta tujuh ratus enam puluh ribu rupiah); - Bahwa Pada hari rabu tanggal 5 November 2025, Terdakwa 12erratu Saksi JUSWANDI BIN RIDWAN pergi ke rumah Sdr. YUSUF ALIAS UCU (DPO) di Jalan Majang, Bone menggunakan mobil Toyota Avanza warna silver Nopol DW 1266 OZ (DPB) untuk mengambil dan memuat rokok Sdri. FIRAWATI (DPO) 100 Slop HUMER BROWN dan Pesanan Rokok TANTE PIRANG (DPO) 100 slop New Humer Brown dan 80 slop Smith Hitam; 13 - Selain pesanan Sdri. FIRAWATI (DPO) dan TANTE PIRANG (DPO) Saksi JUSWANDI BIN RIDWAN juga mengambil rokok pesanan orang lain yaitu Sdr. FIRMAN (DPO) Sdri.MOM IYEL (DPO) di rumah Sdr. YUSUF Alias UCU (DPO); - Bahwa setelah Rokok tersebut selesai dimuat, Terdakwa 13erratu dengan Saksi JUSWANDI kembali ke rumah Terdakwa EGHY dan menata ulang seluruh rokok yang sudah Terdakwa kumpulkan sejak tanggal 1 November 2025, untuk persiapan pemuatan atau pengiriman rokok ke Penerima rokok tersebut Terdakwa kemudian menata muatannya ke dalam mobil Toyota New Avanza 1.3 G M/T Nomor Rangka: MHKM1BA3JFK224994, Nomor Mesin : K3-MF68988, Nopol DN. 1485 AT Warna Merah Maron dibantu oleh Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah), Adapun muatan rokok terdakwa sejumlah 1.380 (seribu tiga ratus delapan puluh) slop = 13.800 (tiga belas ribu delapan ratus) bungkus = 276.000 (dua ratus tujuh puluh enam ribu) batang rokok yang terdiri dari: 1. 170 (13erratus tujuh puluh) Slop = 1.700 (seribu tujuh ratus) bungkus = 34.000 (Tiga puluh empat ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merek New Humer Brown tanpa dilekati Pita Cukai; 2. 580 (lima ratus delapan puluh) Slop = 5.800 (lima ribu delapan ratus) bungkus = 116.000 (Seratus enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk “Merek Smith Click Ungu” tanpa dilekati Pita Cukai; 3. 380 (tiga ratus delapan puluh) Slop = 3.800 (tiga ribu delapan ratus) bungkus = 76.000 (Tujuh puluh enbam ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk “Smith Click Melon Burst” tanpa dilekati Pita Cukai; 4. 100 (13erratus) Slop = 1.000 (seribu) bungkus = 20.000 (Dua puluh ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Smith Full Flavor tanpa dilekati Pita Cukai; 5. 150 (13erratus lima puluh) Slop = 1.500 (seribu lima ratus) bungkus = 30.000 (Tiga puluh ribu) Batang BKC HT Jenis SPM Merek Marshall Full Flavor tanpa dilekati Pita Cukai; Semua rokok tersebut adalah pesanan Sdri. ANDI SAKINA (DPO) - Bahwa karena kapasitas mobil Terdakwa tidak cukup sedangkan masih ada muatan rokok pesanan dari sdri. FIRAWATI (DPO) dan Sdri. TANTE PIRANG (DPO), sehingga muatan tersebut Terdakwa titipkan ke mobil Toyota Avanza 1.3 G M/T Nomor Rangka MHKM5EA3JKK153232, Nomor Mesin 1NRG045757 Nopol DD 1617 VW warna merah muda yang diendarai oleh Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah). Adapun muatan milik Terdakwa yang dititipkan ke mobil Saksi Juswandi Bin Ridwan yaitu: 14 1. 400 (empat ratus) slop = 4.000 (empat ribu) bungkus = 80.000 (delapan puluh ribu batang) Humer Brown milik Sdri. ANDI SAKINAH (DPO); 2. 100 (14erratus) slop = 1.000 (seribu) bungkus = 20.000 (dua puluh ribu) batang New Humer Brown milik Sdri. FIRAWATI (DPO); 3. 100 (14erratus) slop = 1.000 (seribu) bungkus = 20.000 (dua puluh ribu) batang New Humer Brown milik Sdri. TANTE PIRANG (DPO); 4. 80 (delapan puluh) slop = 800 (delapan ratus) bungkus = 16.000 (enam belas ribu) batang Smith Hitam milik Sdri. TANTE PIRANG (DPO); - Bahwa pada hari Rabu tanggal 5 November 2025 sekitar pukul 22.00 Wita Terdakwa 14erratu dengan Saksi JUSWANDI berangkat beriringan meninggalkan kabupaten bone menuju kabupaten morowali untuk mengantarkan pesanan rokok tersebut, yang dimana mobil Terdakwa memuat 1.380 (seribu tiga ratus delapan puluh) slop = 13.800 (tiga belas ribu delapan ratus) bungkus = 276.000 (dua ratus tujuh puluh enam ribu) batang rokok dan mobil saksi JUSWANDI 1.300 (seribu tiga ratus) slop = 13.000 (tiga belas ribu) bungkus = 260.000 (dua ratus enam puluh ribu) batang; - Bahwa terdakwa Muh. Eghy Pratama Bin Kisman bersama dengan Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah) mengantarkan pesanan rokok kepada : 1. Sdri TANTE PIRANG yang beralamat di Jalan Maleo, Lorong Pelangi, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah. 2. Sdri. FIRAWATI yang beralamat di daerah Desa Keurea, Samping Tokok Roti’O Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah. 3. Sdri. ANDI SAKINAH yang beralamat di daerah Desa Lalampu, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah. - Bahwa terdakwa Muh. Eghy Pratama Bin Kisman melakukan pengantaran rokok illegal tersebut sudah kurang lebih 2 (Dua) sampai 3 (Tiga) kali perbulan semenjak Tahun 2024. - Bahwa Terdakwa Muh. Eghy Pratama Bin Kisman bersama dengan Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah) mengambil keuntungan selisih harga rokok Rp. 2.000 (dua ribu rupiah) per slop dan biaya pemuatan pengantaran rokok dari Bone Sulawesi Selatan sampai ke tujuan penerima rokok kabupaten Morowali dengan biaya Rp.2.000 (dua ribu rupiah) per slop. - Bahwa berdasarkan sertifikat hasil Pengujian Laboratoris Nomor : SHPIB 2287/BLBC.3/2025 tanggal 18 November 2025 dari Balai Laboratorium Bea dan Cukai Kelas II Surabaya menyatakan bahwa yang ditemukan Petugas KPPBC Tipe Madya Pabean C Morowali yaitu : 1. Rokok Merek New Hummer Brown, di Identifikasi SIGARET KRETEK 2. Rokok Merek Smith Click Ungu, di Identifikasi SIGARET KRETEK 15 3. Rokok Merek Smith Click Hijau, di Identifikasi SIGARET KRETEK 4. Rokok Merek Marshall, di identifikasi SIGERET 5. Rokok Merek Smith Click Merah, di identifikasi SIGERET diketahui bahwa rokok-rokok tersebut termasuk jenis sigaret dan sigaret kretek yang terbuat dari daun tembakau yang termasuk barang Kena Cukai sesuai dengan ketentuan Pasal 4 ayat (1) Undang-undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan perpanjakan. - Bahwa berdasarkan Berita Acara Perhitungan Kerugian Negara di Bidang Cukai tanggal 26 November 2025 yang dilakukan oleh Ahli RIBUT SUGIANTO Pegawai Negeri Sipil pada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bea dan Cukai, atas perbuatan Terdakwa Muh. Eghy Pratama Bin Kisman bersama- sama dengan Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah) menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual rokok tanpa dilekati pita cukai telah menimbulkan kerugian negara sebesar Rp. 402.256.000 (Empat Ratus Dua Juta Dua Ratus Lima Puluh Enam Ribu Rupiah) yang terdiri dari : a. Rp. 208.296.000.00 (dua ratus delapan juta dua ratus sembilan puluh enam ribu rupiah) sesuai dengan muatan rokok mobil Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT yang dikendarai Terdakwa Muh. Eghy Pratama Bin Kisman dengan rincian sebagai berikut: • Nilai Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT) jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) Rp. 168.596.000 (15erratus enam puluh delapan juta lima ratus Sembilan puluh enam ribu rupiah) • Nilai Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT) jenis Sigaret Putih Mesin (SPM) Rp. 39.700.000 (Tiga Puluh Sembilan juta tujuh ratus ribu rupiah) b. Rp. 193.960.000.00 (Seratus sembilan puluh tiga juta sembilan ratus enam puluh ribu rupiah) Nilai Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT) jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) Sesuai dengan jumlah muatan rokok mobil Toyota Avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW yang dikendarai oleh Saksi Juswandi Bin Ridwan (dalam berkas perkara terpisah) - Perbuatan terdakwa Perbuatan terdakwa MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 56 Undang-Undang No. 39 Tahun 2007 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. |