Sistem Informasi Penelusuran Perkara
PENGADILAN NEGERI POSO
INFORMASI DETAIL PERKARA



Nomor Perkara Penuntut Umum Terdakwa Status Perkara
475/Pid.Sus/2025/PN Pso TANGKAS ULIL ALBAB LUBIS,S.H JUSWANDI BIN RIDWAN Persidangan
Tanggal Pendaftaran Senin, 15 Des. 2025
Klasifikasi Perkara Lain-Lain
Nomor Perkara 475/Pid.Sus/2025/PN Pso
Tanggal Surat Pelimpahan Senin, 15 Des. 2025
Nomor Surat Pelimpahan B-2426/P.2.19/Ft.3/12/2025
Penuntut Umum
NoNama
1TANGKAS ULIL ALBAB LUBIS,S.H
Terdakwa
NoNamaPenahanan
1JUSWANDI BIN RIDWAN[Penahanan]
Penasihat Hukum Terdakwa
Anak Korban
Dakwaan

PERTAMA  :

----- Bahwa  TERDAKWA JUSWANDI BIN RIDWAN bersama-sama dengan  Saksi MUH.  EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (yang dilakukan penuntutan dalam berkas perkara terpisah), pada hari Kamis tanggal 6 November 2025 sekira pukul 19.10 WITA, atau setidak-tidaknya pada suatu waktu tertentu yang masih termasuk dalam bulan November  2025,  bertempat di di pinggir jalan Desa Bahomotefe Kecamatan Bungku Timur Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah atau setidak-tidaknya pada suatu tempat tertentu yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Poso, telah melakukan, menyuruh melakukan, turut serta melakukan perbuatan menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1), dilakukan Terdakwa dengan cara-cara sebagai berikut :

 

  • Bahwa pada hari kamis tanggal 6 November 2025 sekira pukul 19.00 WITA, Saksi Syahrul Fath Karim menginfokan ke Tim 1 Bea Cukai bahwa ada 2 kendaraan mobil Toyota Avanza yang berjalan beriringan dijalur seba-seba, sesuai dengan informasi masyarakat bahwa akan ada pengiriman Rokok tanpa dilekati pita cukai, kemudian saksi Syahrul Fath Karim Membuntuti kendaraan mencurigakan karena kaca samping dan belakang berwarna gelap, selanjutnya Saksi Syahrul Fath Karim, Saksi Yohan Kushardian Pratama, Saksi Mujahidin dan Saksi Alban Widianto memberikan tanda atau isyarat meminta berhenti dan menepi di pinggir jalan daerah bahomotefe mobil toyota avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW kemudian diikuti Mobil Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT, setelah mobil toyota avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW dan mobil toyota avanza warna merah Nopol DN 1485 AT menepi di pinggir jalan daerah Bahomotefe, kemudian saksi Syahrul Fath Karim menjelaskan kepada Terdakwa JUSWANDI BIN RIDWAN dan Saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dalam berkas perkara terpisah) bahwa Saksi adalah Petugas Bea dan Cukai Morowali yang mendapat informasi bahwa mobil tersebut mengangkut Rokok tanpa dilekati pita cukai.                                  
  • Selanjutnya Saksi Syahrul Fath Karim bersama Tim membuka masing-masing pintu bagian belakang dan pintu samping mobil tersebut karena akan melakukan pemeriksaan, Setelah pintu Mobil Toyota Avanza warna merah dengan Nomor Polisi  DN 1485 AT yang dikendarai oleh Saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dalam berkas perkara terpisah) dibuka diketahui barang yang berada di dalam mobil tersebut adalah muatan rokok yang mengisi penuh bagian bangku tengah mobil hingga bangku bagian belakang mobil dengan kaca samping dilapisi karton, sedangkan mobil Toyota Avanza 1.3 G M/T Nomor Rangka MHKM5EA3JKK153232, Nomor Mesin 1NRG045757 Nomor Polisi  DD 1617 VW yang dikendarai Terdakwa JUSWANDI BIN RIDWAN dibuka diketahui barang yang berada di dalam mobil tersebut adalah muatan rokok yang mengisi bagian tengah mobil hingga bagian belakang dengan kaca samping dilapisi plastik berwarna hitam pada bagian kaca samping hingga belakang kecuali bagian depan agar tidak dapat terlihat oleh petugas maupun Masyarakat.       
  • Kemudian Saksi Syahrul Fath Karim mengeluarkan rokok yang berada di dalam mobil dan memeriksanya dengan cara sampling dengan disaksikan oleh kedua pengemudi tersebut yaitu Terdakwa JUSWANDI BIN RIDWAN dan Saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dalam berkas perkara terpisah) dan saksi Hesti Parioga (penumpang dari mobil DD 1617 VW) dan kedapatan muatan tersebut adalah rokok berbagai merek tanpa dilekati pita cukai atau Rokok tanpa dilekati pita cukai.
  • Selanjutnya Terdakwa  JUSWANDI BIN RIDWAN dan Saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dalam berkas perkara terpisah) beserta Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT dan Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW serta muatan Rokok tanpa dilekati pita cukai yang berada di dalamnya dibawa ke KPPBC Tipe Madya Pabean C Morowali untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
  • Bahwa Terdakwa JUSWANDI BIN RIDWAN telah melakukan pengantaran Rokok tanpa dilekati pita cukai sudah berulang kali sejak tahun 2019.
  • Bahwa bermula Pada hari Selasa, 4 November, Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN dihubungi oleh YUSUF ALIAS UCU (DPO) untuk mengambil Rokok tanpa dilekati pita cukai di Kabupaten Bone, dan kemudian juga diberi informasi oleh MOM IYÉL mengenai adanya rokok pesanan melalui YUSUF ALIAS UCU (DPO) yang akan dibawa ke Kabupaten Morowali. Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN kemudian mengajak saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dituntut dalam berkas terpisah) untuk mengambil rokok tersebut. Dalam perjalanan, saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dituntut dalam berkas terpisah) menerima pesanan tambahan dari TANTE PIRANG (DPO) dan FIRAWATI (DPO) untuk mencarikan Rokok tanpa dilekati pita cukai merek Hummer Brown dan Smith Hitam. Atas permintaan saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dituntut dalam berkas terpisah), Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN menanyakan ketersediaan merek tersebut kepada YUSUF ALIAS UCU (DPO), dan YUSUF ALIAS UCU (DPO) menyampaikan bahwa rokok yang dimaksud baru bisa dijemput keesokan harinya.
  • Bahwa Pada hari Rabu, 5 November 2025, Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN bersama saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dituntut dalam berkas terpisah) menjemput Rokok tanpa dilekati pita cukai pesanan MOM IYÉL, FIRMAN, serta pesanan dari Sdr.TANTE PIRANG (DPO) dan Sdr. FIRAWATI (DPO). Keduanya kemudian menghubungi YUSUF ALIAS UCU (DPO) dan bertemu di rumah kosong yang ditunjuk olehnya, di mana Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN langsung memuat beberapa kardus bertuliskan MARWA( pesanan MOM IYEL) yang terdiri dari  520 (Lima Ratus Dua Puluh) Slof, bertuliskan FIRMAN yang terdiri dari 100 ( Seratus) Slof , dan 280 slof milik TANTE PIRANG, dan FIRAWATI  yang dipesan melalui saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dituntut dalam berkas terpisah) ke dalam mobil Toyota Avanza 1.3 G M/T Nomor Rangka MHKM5EA3JKK153232, Nomor Mesin 1NRG045757 Nopol DD 1617 VW dengan dilekati plastik berwarna hitam pada bagian kaca samping hingga belakang kecuali bagian depan. Setelah pemuatan selesai, Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN menuju rumah MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dituntut dalam berkas terpisah) untuk menata kembali muatan Rokok tanpa dilekati pita cukai tersebut ke dalam mobil Toyota New Avanza 1.3 G M/T nomor rangka MHKM1BA3JFK224994, nomor mesin K3-MF68988, dan nomor polisi DN 1485 AT warna merah maron milik MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dituntut dalam berkas terpisah).
  • Bahwa  mobil Saksi MUH.  EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (yang dilakukan penuntutan dalam berkas perkara terpisah) sudah terlalu penuh maka sebagian di pindahkan ke mobil Toyota Avanza 1.3 G M/T Nomor Rangka MHKM5EA3JKK153232, Nomor Mesin 1NRG045757 Nopol DD 1617 VW warna merah muda milik Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN yang terdiri dari:
  1. 400 (empat ratus) slop = 4.000 (empat ribu) bungkus = 80.000 (delapan puluh ribu batang) Humer Brown milik Sdri. ANDI SAKINAH (DPO);
  2. 100 (seratus) slop = 1.000 (seribu) bungkus = 20.000 (dua puluh ribu) batang New Humer Brown milik Sdri. FIRAWATI (DPO);
  3. 100 (seratus) slop = 1.000 (seribu) bungkus = 20.000 (dua puluh ribu) batang New Humer Brown milik Sdri. TANTE PIRANG (DPO);
  4. 80 (delapan puluh) slop = 800 (delapan ratus) bungkus = 16.000 (enam belas ribu) batang Smith Hitam milik Sdri. TANTE PIRANG (DPO);

Yang merupakan Titipan dari Saksi MUH.  EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (yang dilakukan penuntutan dalam berkas perkara terpisah)

  • Bahwa pada mobil Toyota Avanza 1.3 G M/T Nomor Rangka MHKM5EA3JKK153232, Nomor Mesin 1NRG045757 Nopol DD 1617 VW warna merah muda milik Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN juga ada muatan Rokok tanpa dilekati pita cukai yang dipesan oleh Sdr. FIRMAN dan Sdri. MOM IYEL yang terdiri dari
  1. 100 ( Seratus) Slop = 1.000 Bungkus 20.000 (dua puluh ribu) batang milik Sdr. FIRMAN yang beralamat di Desa Fatufia Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah
  2. 520 (Lima Ratus Dua Puluh) Slof = 5.200 ( Lima Ribu Dua Ratus ) bungkus 104.000 batang milik Sdri MOM IYEL yang beralamat di Desa Bohomakmur Kecamatan Bahodopi Provinsi Sulawesi Tengah.
  • Sehingga pada Mobil Toyota Avanza 1.3 G M/T Nomor Rangka MHKM5EA3JKK153232, Nomor Mesin 1NRG045757 Nopol DD 1617 VW warna merah muda milik Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN memuat:
    1. 10 Slop = 100 bungkus = 2.000 (Dua ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Merek Vios Coffee Latte tanpa dilekati Pita Cukai.          
    2. 130 Slop = 1300 bungkus = 26.000 (Dua puluh enam ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Smith Bold tanpa dilekati Pita Cukai.         
    3. 80 Slop = 800 bungkus = 16.000 (Enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk New Humer Special Taste tanpa dilekati Pita Cukai.     
    4. 80 Slop = 800 bungkus = 16.000 (Enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Humer Mango tanpa dilekati Pita Cukai.             
    5. 80 Slop = 800 bungkus = 16.000 (Enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Humer Fresh Grapes tanpa dilekati Pita Cukai.          
    6. 920 Slop = 9.200 bungkus = 184.000 (Seratus delapan puluh empat ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk New Humer Brown tanpa dilekati Pita Cukai.

Dengan total sebanyak 1.300 (Seribu Tiga Ratus) Slop.

  • Bahwa pada hari rabu tanggal 5 November 2025 sekitar pukul 22.00 Wita Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN bersama dengan Saksi MUH.  EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (yang dilakukan penuntutan dalam berkas perkara terpisah)  berangkat beriringan meninggalkan kabupaten bone menuju kabupaten morowali untuk mengantarkan pesanan rokok tersebut, yang dimana mobil Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN memuat 1.300 (seribu tiga ratus) slop = 13.000 (tiga belas ribu) bungkus = 260.000 (dua ratus enam puluh ribu) batang; dan mobil saksi Saksi MUH.  EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (yang dilakukan penuntutan dalam berkas perkara terpisah) memuat 1.380 (seribu tiga ratus delapan puluh) slop = 13.800 (tiga belas ribu delapan ratus) bungkus = 276.000 (dua ratus tujuh puluh enam ribu) batang rokok.
  • Selanjutnya pada tanggal 6 November 2025 sekira pukul 03.00 Wita Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN tiba di Kabupaten Wajo untuk menjemput penumpang yang bernama Sdri. HESTI PARIOGA dan setelah itu Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN langsung melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Morowali membawa Rokok tanpa dilekati pita cukai.
  • Bahwa terdakwa akan mengantarkan Rokok tanpa dilekati pita cukai tersebut kepada :
  • 100 ( Seratus) Slof = 1.000 Bungkus kepada Sdr. FIRMAN yang beralamat di Desa Fatufia Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah
  • 520 (Lima Ratus Dua Puluh) Slof = 5.200 ( Lima Ribu Dua Ratus )bungkus Kepada  Sdri MOM IYEL yang beralamat di Desa Bohomakmur Kecamatan Bahodopi Provinsi Sulawesi Tengah.
  • 680 (Enam Ratus Delapan Puluh) Slof = 6.800 (Enam Ribu Delapan Ratus) merupakan muatan titipan Saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dalam berkas perkara terpisah).
  • Selanjutnya setelah di lakukan pemeriksaan lebih lanjut Petugas Bea dan Cukai Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Morowali membongkar dan menghitung muatan atas kedua kendaraan Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW yang dikendarai Terdakwa JUSWANDI BIN RIDWAN dan Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT yang dikendarai Saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dalam berkas perkara terpisah) dengan Hasil penghitungan sebagai berikut:         
  • Untuk  Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW yang dikendarai oleh Terdakwa JUSWANDI BIN RIDWAN memuat 1.300 Slop=13.000 Bungkus = 260.000 batang Barang Kena Cukai Hasil Tembakau jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM):        
  • 10 Slop = 100 bungkus = 2.000 (Dua ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Merek Vios Coffee Latte tanpa dilekati Pita Cukai.          
  • 130 Slop = 1300 bungkus = 26.000 (Dua puluh enam ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Smith Bold tanpa dilekati Pita Cukai.         
  • 80 Slop = 800 bungkus = 16.000 (Enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk New Humer Special Taste tanpa dilekati Pita Cukai.     
  • 80 Slop = 800 bungkus = 16.000 (Enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Humer Mango tanpa dilekati Pita Cukai.             
  • 80 Slop = 800 bungkus = 16.000 (Enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Humer Fresh Grapes tanpa dilekati Pita Cukai.          
  • 920 Slop = 9.200 bungkus = 184.000 (Seratus delapan puluh empat ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk New Humer Brown tanpa dilekati Pita Cukai.
  • Sedangkan Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT yang dikendarai Saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN (dalam Berkas Perkara Terpisah) memuat 1.130 Slop=11.300 bungkus= 225 batang Barang Kena Cukai Hasil Tembakau Jenis Sigaret Mesin (SKM) dan 250 Slop = 2.500 bungkus = 50.000 batang Barang Kena Cukai Hasil Tembakau Jenis Sigaret Putih Mesin (SPM) yang terdiri dari:                   
  • 170 (seratus tujuh puluh) Slop = 1.700 (seribu tujuh ratus) bungkus = 34.000 (Tiga puluh empat ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merek New Humer Brown tanpa dilekati Pita Cukai.                      
  • 580 (lima ratus delapan puluh) Slop = 5.800 (lima ribu delapan ratus) bungkus = 116.000 (Seratus enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk “Merek Smith Click Ungu” tanpa dilekati Pita Cukai.     
  • 380 (tiga ratus delapan puluh) Slop = 3.800 (tiga ribu delapan ratus) bungkus = 76.000 (Tujuh puluh enbam ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk “Smith Click Melon Burst” tanpa dilekati Pita Cukai.           
  • 100 (seratus) Slop = 1.000 (seribu) bungkus = 20.000 (Dua puluh ribu) Batang BKC HT Jenis SPM Merk Smith Full Flavor tanpa dilekati Pita Cukai.       
  • 150 (seratus lima puluh) Slop = 1.500 (seribu lima ratus) bungkus = 30.000 (Tiga puluh ribu) Batang BKC HT Jenis SPM Merek Marshall Full Flavor tanpa dilekati Pita Cukai. 

 

  • Bahwa Terdakwa JUSWANDI BIN RIDWAN bersama dengan Saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN (dalam berkas perkara terpisah) mengambil keuntungan selisih harga rokok Rp. 2.000 (dua ribu rupiah) per slop dan biaya pemuatan pengantaran rokok tanpa dilekati pita cukai dari Bone Sulawesi Selatan sampai ke tujuan penerima rokok kabupaten Morowali dengan biaya Rp.2.000 (dua ribu rupiah) per slop.
  • Bahwa berdasarkan sertifikat hasil Pengujian Laboratoris Nomor : SHPIB-2287/BLBC.3/2025 tanggal 18 November 2025 dari Balai Laboratorium Bea dan Cukai Kelas II Surabaya menyatakan bahwa yang ditemukan Petugas KPPBC Tipe Madya Pabean C Morowali yaitu :
  1. Rokok Merek New Hummer Brown, di Identifikasi SIGARET KRETEK
  2. Rokok Merek Smith Click Ungu, di Identifikasi SIGARET KRETEK
  3. Rokok Merek Smith Click Hijau, di Identifikasi SIGARET KRETEK
  4. Rokok Merek Marshall, di identifikasi SIGERET
  5. Rokok Merek Smith Click Merah, di identifikasi SIGERET

diketahui bahwa rokok-rokok tersebut termasuk jenis sigaret dan sigaret kretek yang terbuat dari daun tembakau yang termasuk barang Kena Cukai sesuai dengan ketentuan Pasal 4 ayat (1) Undang-undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan perpanjakan.

  • Bahwa berdasarkan Berita Acara Perhitungan Kerugian Negara di Bidang Cukai tanggal 26 November 2025 yang dilakukan oleh Ahli RIBUT SUGIANTO Pegawai Negeri Sipil pada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bea dan Cukai, atas perbuatan Terdakwa JUSWANDI BIN RIDWAN bersama- sama dengan Saksi Saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN (dalam berkas perkara terpisah) menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual rokok tanpa dilekati pita cukai telah menimbulkan kerugian negara sebesar Rp. 402.256.000 (Empat Ratus Dua Juta Dua Ratus Lima Puluh Enam Ribu Rupiah) yang terdiri dari :
  1. Rp. 193.960.000.00 (Seratus sembilan puluh tiga juta sembilan ratus enam puluh ribu rupiah) Nilai Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT) jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) Sesuai dengan jumlah muatan rokok tanpa dilekati pita cukai mobil Toyota Avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW yang dikendarai oleh Terdakwa JUSWANDI BIN RIDWAN.
  2. Rp. 208.296.000.00 (dua ratus delapan juta dua ratus sembilan puluh enam ribu rupiah) sesuai dengan muatan rokok tanpa dilekati pita cukai  mobil Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT yang dikendarai Saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN (dalam berkas perkara terpisah) dengan rincian sebagai berikut:
  • Nilai Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT) jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) Rp. 168.596.000 (seratus enam puluh delapan juta lima ratus Sembilan puluh enam ribu rupiah)
  • Nilai Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT) jenis Sigaret Putih Mesin (SPM) Rp. 39.700.000 (Tiga Puluh Sembilan juta tujuh ratus ribu rupiah).
  • Perbuatan Terdakwa JUSWANDI BIN RIDWAN bersama-sama dengan  Saksi MUH.  EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (yang dilakukan penuntutan dalam berkas perkara terpisah), sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 54 Undang-Undang 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan Jo  Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

 

ATAU

KEDUA

----- Bahwa  TERDAKWA JUSWANDI BIN RIDWAN bersama-sama dengan  Saksi MUH.  EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (yang dilakukan penuntutan dalam berkas perkara terpisah), pada hari Kamis tanggal 6 November 2025 sekira pukul 19.10 WITA, atau setidak-tidaknya pada suatu waktu tertentu yang masih termasuk dalam bulan November  2025,  bertempat di di pinggir jalan desa Bahomotefe Kecamatan Bungku Timur Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah atau setidak-tidaknya pada suatu tempat tertentu yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Poso, telah melakukan, menyuruh melakukan, turut serta melakukan perbuatan   menimbun, menyimpan, memiliki, menjual, menukar, memperoleh, atau memberikan barang kena cukai yang diketahuinya atau patut harus diduganya berasal dari tindak pidana berdasarkan undang-undang ini, perbuatan terdakwa dilakukan dengan cara sebagai berikut :

  • Bahwa berawal pada hari kamis tanggal 6 November 2025 sekira pukul 19.00 WITA, Saksi Syahrul Fath Karim menginfokan ke Tim 1 Bea Cukai bahwa ada 2 kendaraan mobil Toyota Avanza yang berjalan beriringan dijalur seba-seba, sesuai dengan informasi masyarakat bahwa akan ada pengiriman Rokok tanpa dilekati pita cukai, kemudian saksi Syahrul Fath Karim Membuntuti kendaraan mencurigakan karena kaca samping dan belakang berwarna gelap, selanjutnya Saksi Syahrul Fath Karim, Saksi Yohan Kushardian Pratama, Saksi Mujahidin dan Saksi Alban Widianto memberikan tanda atau isyarat meminta berhenti dan menepi di pinggir jalan daerah bahomotefe mobil toyota avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW kemudian diikuti Mobil Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT, setelah mobil toyota avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW dan mobil toyota avanza warna merah Nopol DN 1485 AT menepi di pinggir jalan daerah Bahomotefe, kemudian saksi Syahrul Fath Karim menjelaskan kepada Terdakwa JUSWANDI BIN RIDWAN dan Saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dalam berkas perkara terpisah) bahwa Saksi adalah Petugas Bea dan Cukai Morowali yang mendapat informasi bahwa mobil tersebut mengangkut Rokok tanpa dilekati pita cukai.                                  
  • Selanjutnya Saksi Syahrul Fath Karim bersama Tim membuka masing-masing pintu bagian belakang dan pintu samping mobil tersebut karena akan melakukan pemeriksaan, Setelah pintu Mobil Toyota Avanza warna merah dengan Nomor Polisi  DN 1485 AT yang dikendarai oleh Saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dalam berkas perkara terpisah) dibuka diketahui barang yang berada di dalam mobil tersebut adalah muatan rokok yang mengisi penuh bagian bangku tengah mobil hingga bangku bagian belakang mobil dengan kaca samping dilapisi karton, sedangkan mobil Toyota Avanza 1.3 G M/T Nomor Rangka MHKM5EA3JKK153232, Nomor Mesin 1NRG045757 Nomor Polisi  DD 1617 VW yang dikendarai Terdakwa JUSWANDI BIN RIDWAN dibuka diketahui barang yang berada di dalam mobil tersebut adalah muatan rokok yang mengisi bagian tengah mobil hingga bagian belakang dengan kaca samping dilapisi plastik berwarna hitam pada bagian kaca samping hingga belakang kecuali bagian depan agar tidak dapat terlihat oleh petugas maupun Masyarakat.       
  • Kemudian Saksi Syahrul Fath Karim mengeluarkan rokok yang berada di dalam mobil dan memeriksanya dengan cara sampling dengan disaksikan oleh kedua pengemudi tersebut yaitu Terdakwa JUSWANDI BIN RIDWAN dan Saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dalam berkas perkara terpisah) dan saksi Hesti Parioga (penumpang dari mobil DD 1617 VW) dan kedapatan muatan tersebut adalah rokok berbagai merek tanpa dilekati pita cukai atau Rokok tanpa dilekati pita cukai.
  • Selanjutnya Terdakwa  JUSWANDI BIN RIDWAN dan Saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dalam berkas perkara terpisah) beserta Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT dan Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW serta muatan Rokok tanpa dilekati pita cukai yang berada di dalamnya dibawa ke KPPBC Tipe Madya Pabean C Morowali untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
  • Bahwa Terdakwa JUSWANDI BIN RIDWAN telah melakukan pengantaran Rokok tanpa dilekati pita cukai sudah berulang kali sejak tahun 2019.
  • Bahwa bermula Pada hari Selasa, 4 November, Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN dihubungi oleh YUSUF ALIAS UCU (DPO) untuk mengambil Rokok tanpa dilekati pita cukai di Kabupaten Bone, dan kemudian juga diberi informasi oleh MOM IYÉL mengenai adanya rokok pesanan melalui YUSUF ALIAS UCU (DPO) yang akan dibawa ke Kabupaten Morowali. Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN kemudian mengajak saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dituntut dalam berkas terpisah) untuk mengambil rokok tersebut. Dalam perjalanan, saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dituntut dalam berkas terpisah) menerima pesanan tambahan dari TANTE PIRANG (DPO) dan FIRAWATI (DPO) untuk mencarikan Rokok tanpa dilekati pita cukai merek Hummer Brown dan Smith Hitam. Atas permintaan saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dituntut dalam berkas terpisah), Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN menanyakan ketersediaan merek tersebut kepada YUSUF ALIAS UCU (DPO), dan YUSUF ALIAS UCU (DPO) menyampaikan bahwa rokok yang dimaksud baru bisa dijemput keesokan harinya.
  • Bahwa Pada hari Rabu, 5 November 2025, Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN bersama saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dituntut dalam berkas terpisah) menjemput Rokok tanpa dilekati pita cukai pesanan MOM IYÉL, FIRMAN, serta pesanan dari Sdr.TANTE PIRANG (DPO) dan Sdr. FIRAWATI (DPO). Keduanya kemudian menghubungi YUSUF ALIAS UCU (DPO) dan bertemu di rumah kosong yang ditunjuk olehnya, di mana Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN langsung memuat beberapa kardus bertuliskan MARWA( pesanan MOM IYEL) yang terdiri dari  520 (Lima Ratus Dua Puluh) Slof, bertuliskan FIRMAN yang terdiri dari 100 ( Seratus) Slof , dan 280 slof milik TANTE PIRANG, dan FIRAWATI  yang dipesan melalui saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dituntut dalam berkas terpisah) ke dalam mobil Toyota Avanza 1.3 G M/T Nomor Rangka MHKM5EA3JKK153232, Nomor Mesin 1NRG045757 Nopol DD 1617 VW dengan dilekati plastik berwarna hitam pada bagian kaca samping hingga belakang kecuali bagian depan. Setelah pemuatan selesai, Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN menuju rumah MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dituntut dalam berkas terpisah) untuk menata kembali muatan Rokok tanpa dilekati pita cukai tersebut ke dalam mobil Toyota New Avanza 1.3 G M/T nomor rangka MHKM1BA3JFK224994, nomor mesin K3-MF68988, dan nomor polisi DN 1485 AT warna merah maron milik MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dituntut dalam berkas terpisah).
  • Bahwa mobil Saksi MUH.  EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (yang dilakukan penuntutan dalam berkas perkara terpisah) sudah terlalu penuh maka sebagian di pindahkan ke mobil Toyota Avanza 1.3 G M/T Nomor Rangka MHKM5EA3JKK153232, Nomor Mesin 1NRG045757 Nopol DD 1617 VW warna merah muda milik Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN yang terdiri dari:
  1. 400 (empat ratus) slop = 4.000 (empat ribu) bungkus = 80.000 (delapan puluh ribu batang) Humer Brown milik Sdri. ANDI SAKINAH (DPO);
  2. 100 (seratus) slop = 1.000 (seribu) bungkus = 20.000 (dua puluh ribu) batang New Humer Brown milik Sdri. FIRAWATI (DPO);
  3. 100 (seratus) slop = 1.000 (seribu) bungkus = 20.000 (dua puluh ribu) batang New Humer Brown milik Sdri. TANTE PIRANG (DPO);
  4. 80 (delapan puluh) slop = 800 (delapan ratus) bungkus = 16.000 (enam belas ribu) batang Smith Hitam milik Sdri. TANTE PIRANG (DPO);

Yang merupakan Titipan dari Saksi MUH.  EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (yang dilakukan penuntutan dalam berkas perkara terpisah)

  • Bahwa pada mobil Toyota Avanza 1.3 G M/T Nomor Rangka MHKM5EA3JKK153232, Nomor Mesin 1NRG045757 Nopol DD 1617 VW warna merah muda milik Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN juga ada muatan Rokok tanpa dilekati pita cukai yang dipesan oleh Sdr. FIRMAN dan Sdri. MOM IYEL yang terdiri dari
  1. 100 ( Seratus) Slof = 1.000 Bungkus 20.000 (dua puluh ribu) batang milik Sdr. FIRMAN yang beralamat di Desa Fatufia Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah
  2. 520 (Lima Ratus Dua Puluh) Slof = 5.200 ( Lima Ribu Dua Ratus ) bungkus 104.000 batang milik Sdri MOM IYEL yang beralamat di Desa Bohomakmur Kecamatan Bahodopi Provinsi Sulawesi Tengah.
  • Sehingga pada Mobil Toyota Avanza 1.3 G M/T Nomor Rangka MHKM5EA3JKK153232, Nomor Mesin 1NRG045757 Nopol DD 1617 VW warna merah muda milik Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN memuat:
  1. 10 Slop = 100 bungkus = 2.000 (Dua ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Merek Vios Coffee Latte tanpa dilekati Pita Cukai.          
  2. 130 Slop = 1300 bungkus = 26.000 (Dua puluh enam ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Smith Bold tanpa dilekati Pita Cukai.         
  3. 80 Slop = 800 bungkus = 16.000 (Enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk New Humer Special Taste tanpa dilekati Pita Cukai.     
  4. 80 Slop = 800 bungkus = 16.000 (Enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Humer Mango tanpa dilekati Pita Cukai.             
  5. 80 Slop = 800 bungkus = 16.000 (Enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Humer Fresh Grapes tanpa dilekati Pita Cukai.           
  6. 920 Slop = 9.200 bungkus = 184.000 (Seratus delapan puluh empat ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk New Humer Brown tanpa dilekati Pita Cukai.

Dengan total sebanyak 1.300 (Seribu Tiga Ratus) Slof.

  • Bahwa pada hari rabu tanggal 5 November 2025 sekitar pukul 22.00 Wita Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN bersama dengan Saksi Saksi MUH.  EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (yang dilakukan penuntutan dalam berkas perkara terpisah)  berangkat beriringan meninggalkan kabupaten bone menuju kabupaten morowali untuk mengantarkan pesanan rokok tersebut, yang dimana mobil Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN memuat 1.300 (seribu tiga ratus) slop = 13.000 (tiga belas ribu) bungkus = 260.000 (dua ratus enam puluh ribu) batang; dan mobil saksi Saksi MUH.  EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (yang dilakukan penuntutan dalam berkas perkara terpisah) memuat 1.380 (seribu tiga ratus delapan puluh) slop = 13.800 (tiga belas ribu delapan ratus) bungkus = 276.000 (dua ratus tujuh puluh enam ribu) batang rokok.
  • Selanjutnya pada tanggal 6 November 2025 sekira pukul 03.00 Wita Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN tiba di Kabupaten Wajo untuk menjemput penumpang yang bernama Sdri. HESTI PARIOGA dan setelah itu Terdakwa JUSWANDI Bin RIDWAN langsung melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Morowali membawa Rokok tanpa dilekati pita cukai.
  • Bahwa terdakwa akan mengantarkan Rokok tanpa dilekati pita cukai tersebut kepada :
  • 100 ( Seratus) Slof = 1.000 Bungkus kepada Sdr. FIRMAN yang beralamat di Desa Fatufia Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah
  • 520 (Lima Ratus Dua Puluh) Slof = 5.200 ( Lima Ribu Dua Ratus )bungkus Kepada  Sdri MOM IYEL yang beralamat di Desa Bohomakmur Kecamatan Bahodopi Provinsi Sulawesi Tengah.
  • 680 (Enam Ratus Delapan Puluh) Slof = 6.800 (Enam Ribu Delapan Ratus) merupakan muatan titipan Saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dalam berkas perkara terpisah).
  • Selanjutnya setelah di lakukan pemeriksaan lebih lanjut Petugas Bea dan Cukai Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Morowali membongkar dan menghitung muatan atas kedua kendaraan Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW yang dikendarai Terdakwa JUSWANDI BIN RIDWAN dan Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT yang dikendarai Saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (dalam berkas perkara terpisah) dengan Hasil penghitungan sebagai berikut:         
  • Untuk Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW yang dikendarai oleh Terdakwa JUSWANDI BIN RIDWAN memuat 1.300 Slop=13.000 Bungkus = 260.000 batang Barang Kena Cukai Hasil Tembakau jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM):        
  • 10 Slop = 100 bungkus = 2.000 (Dua ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Merek Vios Coffee Latte tanpa dilekati Pita Cukai.          
  • 130 Slop = 1300 bungkus = 26.000 (Dua puluh enam ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Smith Bold tanpa dilekati Pita Cukai.         
  • 80 Slop = 800 bungkus = 16.000 (Enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk New Humer Special Taste tanpa dilekati Pita Cukai.     
  • 80 Slop = 800 bungkus = 16.000 (Enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Humer Mango tanpa dilekati Pita Cukai.             
  • 80 Slop = 800 bungkus = 16.000 (Enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk Humer Fresh Grapes tanpa dilekati Pita Cukai.          
  • 920 Slop = 9.200 bungkus = 184.000 (Seratus delapan puluh empat ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk New Humer Brown tanpa dilekati Pita Cukai.
  • Sedangkan Mobil Minibus Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT yang dikendarai Saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN (dalam Berkas Perkara Terpisah) memuat 1.130 Slop=11.300 bungkus= 225 batang Barang Kena Cukai Hasil Tembakau Jenis Sigaret Mesin (SKM) dan 250 Slop = 2.500 bungkus = 50.000 batang Barang Kena Cukai Hasil Tembakau Jenis Sigaret Putih Mesin (SPM) yang terdiri dari:                   
  • 170 (seratus tujuh puluh) Slop = 1.700 (seribu tujuh ratus) bungkus = 34.000 (Tiga puluh empat ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merek New Humer Brown tanpa dilekati Pita Cukai.                      
  • 580 (lima ratus delapan puluh) Slop = 5.800 (lima ribu delapan ratus) bungkus = 116.000 (Seratus enam belas ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk “Merek Smith Click Ungu” tanpa dilekati Pita Cukai.     
  • 380 (tiga ratus delapan puluh) Slop = 3.800 (tiga ribu delapan ratus) bungkus = 76.000 (Tujuh puluh enbam ribu) Batang BKC HT Jenis SKM Merk “Smith Click Melon Burst” tanpa dilekati Pita Cukai.          
  • 100 (seratus) Slop = 1.000 (seribu) bungkus = 20.000 (Dua puluh ribu) Batang BKC HT Jenis SPM Merk Smith Full Flavor tanpa dilekati Pita Cukai.       
  • 150 (seratus lima puluh) Slop = 1.500 (seribu lima ratus) bungkus = 30.000 (Tiga puluh ribu) Batang BKC HT Jenis SPM Merek Marshall Full Flavor tanpa dilekati Pita Cukai. 
  • Bahwa Terdakwa JUSWANDI BIN RIDWAN bersama dengan Saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN (dalam berkas perkara terpisah) mengambil keuntungan selisih harga rokok Rp. 2.000 (dua ribu rupiah) per slop dan biaya pemuatan pengantaran rokok dari Bone Sulawesi Selatan sampai ke tujuan penerima rokok kabupaten Morowali dengan biaya Rp.2.000 (dua ribu rupiah) per slop.
  • Bahwa berdasarkan sertifikat hasil Pengujian Laboratoris Nomor : SHPIB-2287/BLBC.3/2025 tanggal 18 November 2025 dari Balai Laboratorium Bea dan Cukai Kelas II Surabaya menyatakan bahwa yang ditemukan Petugas KPPBC Tipe Madya Pabean C Morowali yaitu :
  1. Rokok Merek New Hummer Brown, di Identifikasi SIGARET KRETEK
  2. Rokok Merek Smith Click Ungu, di Identifikasi SIGARET KRETEK
  3. Rokok Merek Smith Click Hijau, di Identifikasi SIGARET KRETEK
  4. Rokok Merek Marshall, di identifikasi SIGERET
  5. Rokok Merek Smith Click Merah, di identifikasi SIGERET

diketahui bahwa rokok-rokok tersebut termasuk jenis sigaret dan sigaret kretek yang terbuat dari daun tembakau yang termasuk barang Kena Cukai sesuai dengan ketentuan Pasal 4 ayat (1) Undang-undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan perpanjakan.

  • Bahwa berdasarkan Berita Acara Perhitungan Kerugian Negara di Bidang Cukai tanggal 26 November 2025 yang dilakukan oleh Ahli RIBUT SUGIANTO Pegawai Negeri Sipil pada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bea dan Cukai, atas perbuatan Terdakwa JUSWANDI BIN RIDWAN bersama- sama dengan Saksi Saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN (dalam berkas perkara terpisah) menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual rokok tanpa dilekati pita cukai telah menimbulkan kerugian negara sebesar Rp. 402.256.000 (Empat Ratus Dua Juta Dua Ratus Lima Puluh Enam Ribu Rupiah) yang terdiri dari :
  1. Rp. 193.960.000.00 (Seratus sembilan puluh tiga juta sembilan ratus enam puluh ribu rupiah) Nilai Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT) jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) Sesuai dengan jumlah muatan rokok mobil Toyota Avanza warna merah muda nopol DD 1617 VW yang dikendarai oleh Terdakwa JUSWANDI BIN RIDWAN.
  2. Rp. 208.296.000.00 (dua ratus delapan juta dua ratus sembilan puluh enam ribu rupiah) sesuai dengan muatan rokok mobil Toyota Avanza warna merah nopol DN 1485 AT yang dikendarai Saksi MUH. EGHY PRATAMA BIN KISMAN (dalam berkas perkara terpisah) dengan rincian sebagai berikut:
  • Nilai Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT) jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) Rp. 168.596.000 (seratus enam puluh delapan juta lima ratus Sembilan puluh enam ribu rupiah)
  • Nilai Barang Kena Cukai (BKC) Hasil Tembakau (HT) jenis Sigaret Putih Mesin (SPM) Rp. 39.700.000 (Tiga Puluh Sembilan juta tujuh ratus ribu rupiah).
  • Perbuatan Terdakwa JUSWANDI BIN RIDWAN bersama-sama dengan  Saksi MUH.  EGHY PRATAMA BIN KISMAN ALIAS EGHY (yang dilakukan penuntutan dalam berkas perkara terpisah) sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 56 Undang-Undang No.  39 Tahun 2007  tentang perubahan atas  Undang-Undang No. 11 Tahun 1995  tentang Cukai sebagaimana diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2021  tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan Jo  Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.  
Pihak Dipublikasikan Ya